SUMSELONLINE,COM – Sekian lama berdirinya Perusahaan BUMD yang bergerak dibidang pegelolahan air bersih ( PDAM LEMATANG ENIM ),ternyata belum mampu memberikan solusi kepada masyarakata diwilayah kabupaten muara enim,dalam mendistribusikan air ke rumah-rumah warga/konsumen (08/09/24)
Beberapa tahun silam permasalahan sulitnya masyarakat mendapatkan air bersih, yang didistribusikan oleh PDAM LEMATANG ENIM,sudah sempat didemo oleh beberapa Elemen masyarakat,pada jaman Plt. Bupati sdr.Kaffa,namun sampai saat ini belum ada perubahan yang signifikan.
Deny Eka Chandra SE, selaku Tokoh Pemuda yang saat ini dipercaya untuk memimpin DPD KNPI ( Komite Nasional Pemuda Indonesia ) Kabupaten Muara Enim,angkat bicara’
Deni sangat menyayangkan setiap kali mengkoreksi PDAM Lematang Enim,kami hanya mendapatkan jawaban dari Pihak Perusahaan PDAM, kami akan perbaiki” namun faktanya apa ? tutur deni.
Permasalahan air bersih tidak bisa dianggap sepele,karena air adalah bagian dari kebutuhan yang sangat dibutuhkan oleh manusia,namun memang sangat disayangkan,PDAM Lematang Enim,boleh dikatakan Perusahaan air bersih yang jauh kata tertinggal dari Perusahaan-Perusahaan air yang ada di Indonesia, salah satu contoh yang real,adalah saat 2023 saja,PDAM Lematang enim belum memiliki alat ukur Zat Asam kadar Air ( secara manual ),dan belum lagi keterbatasan penampungan air, jadi apakah slogan Kabupaten Muara Enim,yang katanya berlimpah sumber daya alam nya.
Ketua KNPI tegas mengajak kepada seluruh pemuda dan pemudi,untuk berkontribusi dalam memberikan saran,ide serta gagasan,untuk mencari solusi untuk permasalahan air, jika kita hanya mengandalkan PDAM lematang enim,maka kesulitan air ini akan terus terjadi,ucapnya
Disamping itu Deny Eka Chandra menjelaskan bahwa dirinya siap untuk memberikan ide dan gagasan kepada pemerintah khususnya,dalam mencari solusi kesulitan air bersih,karena Program Pansimas yang sudah ada,belum dapat memberikan solusi.
Dalam hal ini pun Deny Eka Chandra mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim,untuk dapat melihat,menilai,dan memilih calon Bupati & wakil bupati,sosok pemimpin yang memang benar kerja nyata serta mengerti kebutuhan masyarakatnya.tegasnya. (Ril)






