Harga Cabai Melambung Tinggi & Semakin Pedasssss!

INDOSIBER.ID – Harga cabai makin mahal pada beberapa pekan ini dan semakin pedas harga nya hingga mencapai perkilonya Rp 150 ribu jenis cabai rawit. Sementara harga cabai merah dapat mencapai Rp.100 Ribu perkilonya, dan masyarakat selaku konsumen tentunya mengeluh atau dengan kondisi harga cabai tersebut.

Sementara untuk petani cabai tentunya ini merupakan angin segar karena cabai harganya sangat menjanjikan, namun sebaliknya para pedagang rumah makan serba Rp 10 ribu tersebut, pastinya ekstra hemat dalam melayani konsumen.

Bacaan Lainnya


Kepada media ini warga masyarakat Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan dan warga Kota Prabumulih, bahwa terkait mahalnya harga cabai saat ini, tentunya kita akan mengurangi mengkonsumsi cabai yang dibuat menjadi sambal, dan hemat itulah kuncinya agar keuangan rumah tangga hingga akhir bulan dapat tercukupi.

“Ya, mahal harga cabai sekarang ini, Ya, jadi beli dikit-dikit baelah cak seperempat kilo,”ungkap Hartini (40) warga Gelumbang Raya ini (09/07).

Sementara petani cabai musiman warga Kabupaten Muara Enim tersebut, tentunya menjadi berkah tersendiri bagi kami harga cabai dapat melambung tinggi, namun perlu diketahui juga tanam cabai rawit dan cabe merah perlu adanya perhatian serta perawatan khusus, yakni dari mulai pupuknya hingga memeliharanya sampai saatnya panen pak,”ungkap warga Muara Enim Waluyo (56) petani cabai tersebut.

Lain halnya warga yang akan merayakan hari raya Idhul Adha 1443 H besok (10/07/2022), Bahwa terkait mahalnya harga cabai saat ini tentunya perlu ada perhatian serta tindakan dari pemerintah agar harga cabai dapat berangsur normal kembali, dan berharap jangan adanya dugaan permainan harga cabai hingga selangit harganya.

“Mendesak agar pihak terkait dapat turun kelapangan untuk menjelaskan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat, serta dapat menjelaskan kenapa harga dapat meroket tinggi,”pungkas Erwin (40), warga Calon Daerah Otonomi Baru ( CDOB) Kabupaten Gelumbang Sumsel.

(Junai)







Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *